kepada yang terhormat: Pencuri Hati
August 4, 2010 at 5:16 pm Leave a comment
saya tidak tahu sejak kapan kamu mencuri hati ini,
yang saya tahu, ketika saya hendak memberikan hati ini kepada yang lain, ternyata sudah tidak ada ditempatnya,
saya mohon, kembalikan hati ini ketempatnya seperti sediakala
yang saya tau, setiap hari saya berharap kamu menyapa saya walaupun hanya sekadar basa basi di bbm, tidak perlu sms ataupun menelvon saya, karena saya sangat sadar bahwa hal itu sangatlah tidak mungkin. yang saya tau, setiap jam saya melihat recent updates hanya untuk memastikan apakah kamu sedang mengganti display picture ataukah sedang mengganti display name, sehingga saya dapat memastikan bahwa kamu sedang memegang benda mungil pintu komunikasi kita berdua. yang saya tau, ketika saya login pada account facebook saya selalu membuka profile kamu hanya untuk sekadar melihat adakah tag-an foto terbaru, sehingga saya dapat membayangkan berada didekat kamu. yang saya tau, saya selalu memikirkan kamu. yang saya tau, kamu memang Pencuri Hatiku
location: jatingaleh, semarang (saya selalu ingat bagaimana rasanya melewati depan rumahmu)
Entry filed under: poems. Tags: cerita cinta, pencuri hati, puisi cinta, surat cinta.
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed